Pantangan Untuk Penderita Kista
Posted by Obat Kista Tradisional
Jika Anda mengidap penyakit kista, hal yang sangat penting untuk
diketahhuia adalah pantangan makanan kista dan anjuran-anjuran yang
sebaiknya dikonsumsi oleh penderita kista. Wanita normal biasanya
memiliki dua ovarium seukuran kenari di sisi kiri & kanan rahim.
Masing-masing ovarium menghasilkan satu telur yang terbungkus dalam
folikel (kantong). Ketika telur keluar, hormon estrogen akan memberi
sinyal kepada rahim. Pada gilirannya, lapisan rahim mulai menebal dan
mempersiapkan pembuahan telur oleh sperma (kehamilan). Bila telur tidak
dibuahi, maka seluruh isi rahim akan dikeluarkan dalam bentuk haid
bulanan.
Jika folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, cairannya tetap tinggal dan dapat membentuk kista kecil (kurang dari 4 cm). Ini normal terjadi dan biasanya terjadi pada salah satu ovarium. Kondisi ini disebut sebagai kista fungsional, biasanya akan hilang dengan sendirinya, dan tidak perlu diobati.
Pantangan Makanan Kista
Berikut ini merupakan pantangan makanan yang sebaiknya dihindari ataupun konsumsinya di kurangi, agar proses penyembuhan kista berjalan dengan cepat, diantaranya :
1. Hindari sayuran tauge, sawit putih, kangkung dan cabe.
2. Jangan memakan buah durian, lengkeng, nangka, duku, nanas dan anggur.
3. Hindari minuman beralkohol, minuman terlalu dingin serta yang bersoda.
4. Jangan memakan daging merah seperti daging sapi, kambing, kerbau, dan sebagainya
5. Hindari makanan yang diawetkan (termasuk mie instan),
6. Hindari makanan yang banyak mengandung MSG atau vetsin, ikan asin dan seafood.
Selain makanan pantangan yang harus dihindari, ada beberapa makanan yang dianjuran untuk dikonsumsi penderita kista, yakni :
a. Apabila mengkonsumsi sayuran yang dimasak sendiri, bisa ditambahkan dengan bumbu dari tanaman herbal, seperti pegagan, sambung nyawa, mahkota dewa, daun salam, dan lain-lain
b. Perbanyaklah minum air putih
c. Minumlah susu non fat
d. Diperbolehkan mengkonsumsi jus buah, seperti belimbing manis, apel malang, jeruk, pepaya, jambu biji, tomat.
e. Konsumsi sayur segar, seperti : kubis, leunca, buncis, wortel, pare , brokoli, sambung nyawa, bit, dan bawang putih.
Jika folikel gagal untuk pecah dan melepaskan telur, cairannya tetap tinggal dan dapat membentuk kista kecil (kurang dari 4 cm). Ini normal terjadi dan biasanya terjadi pada salah satu ovarium. Kondisi ini disebut sebagai kista fungsional, biasanya akan hilang dengan sendirinya, dan tidak perlu diobati.
Pantangan Makanan Kista
Berikut ini merupakan pantangan makanan yang sebaiknya dihindari ataupun konsumsinya di kurangi, agar proses penyembuhan kista berjalan dengan cepat, diantaranya :
1. Hindari sayuran tauge, sawit putih, kangkung dan cabe.
2. Jangan memakan buah durian, lengkeng, nangka, duku, nanas dan anggur.
3. Hindari minuman beralkohol, minuman terlalu dingin serta yang bersoda.
4. Jangan memakan daging merah seperti daging sapi, kambing, kerbau, dan sebagainya
5. Hindari makanan yang diawetkan (termasuk mie instan),
6. Hindari makanan yang banyak mengandung MSG atau vetsin, ikan asin dan seafood.
Selain makanan pantangan yang harus dihindari, ada beberapa makanan yang dianjuran untuk dikonsumsi penderita kista, yakni :
a. Apabila mengkonsumsi sayuran yang dimasak sendiri, bisa ditambahkan dengan bumbu dari tanaman herbal, seperti pegagan, sambung nyawa, mahkota dewa, daun salam, dan lain-lain
b. Perbanyaklah minum air putih
c. Minumlah susu non fat
d. Diperbolehkan mengkonsumsi jus buah, seperti belimbing manis, apel malang, jeruk, pepaya, jambu biji, tomat.
e. Konsumsi sayur segar, seperti : kubis, leunca, buncis, wortel, pare , brokoli, sambung nyawa, bit, dan bawang putih.
Mengobati Kista Ovarium
Posted by Obat Kista Tradisional
Di sebelah kiri dan kanan rahim perempuan terdapat 2 buah organ
yang disebut ovarium atau indung telur. Ovarium berfungsi dalam proses
reproduksi baik sebagai tempat keluarnya sel telur, maupun sebagai
tempat dikeluarkannya hormon-hormon perempuan. Hormon-hormon adalah zat
kimia yang mengaturkerja sel tubuh maupun organ tubuh tertentu. Setiap
bulan terjadi yang disebut ovulasi, yaitu keluarnya sebuah sel telur
dari ovarium. Sel telur itu akan berjalan dari ovarium masuk ke dalam
rahim melalui saluran telur. Hormon-homon perempuan yang diproduksi di
ovarium adalah estrogen dan progesterone yang mengatur siklus haid dan
kehamilan. Selain itu, kedua hormon ini mempengaruhi bentuk tubuh,
payudara, dan rambut tubuh perempuan.
Kista adalah kantung berisi cairan yang bisa terdapat di mana saja di dalam tubuh manusia. Di dalam ovarium bisa terbentuk beberapa macam kista. Yang paling sering terbentuk adalah kista fungsional yang sering terbentuk saat siklus haid yang normal. Setiap bulan terbentuk kantung kecil yang disebut folkel yang berisi sel telur dan cairan di dalam ovarium. Pada saat sel telur sudah matang, sel telur akan lepas dengan pecahnya kantung tadi. Kemudian kantung yang sudah pecah itu masih mengeluarkan hormon-hormon sampai saatnya hamil atau sampai saatnya akan haid lagi.
Satu tipe kista fungsional di ovarium terjadi karena tidak pecahnya kantung folikel tadi, yang bisa terus tumbuh. Kista yang demikian biasanya akan mengecil dan menghilang setelah satu sampai tiga bulan. Kista fungsional lain adalah kista corpus luteum, yang terbentuk karena setelah kantung folikel pecah dan mengeluarkan sel telur, kantung itu menutup kembali dan cairan mengumpul di dalamnya. Kista seperti ini akan menghilang lagi setelah beberapa minggu, akan tetapi bisa juga mengganggu kalau terpuntir atau berdarah sehingga menyebabkan nyeri. Obatobatan tertentu yang dipakai untuk membuat ovulasi meningkatkan risiko kista fungsional. Kista-kista seperti ini tidak pernah menjadi kanker.
Kista lainnya adalah kista cokelat atau endometrioma. Disebut kista cokelat karena berisi cairan cokelat kental. Kista seperti ini tumbuh di dalam ovarium perempuan dengan penyakit endometriosis. Penyakit ini ditandai dengan tumbuhnya jaringan lapisan dalam rahim, yang disebut lapisan haid, di luar rahim. Kalau jaringan ini tumbuh di dalam ovarium terbentuklah kista cokelat. Cairan cokelat itu sebenarnya darah haid yang terkumpul di sana. Kista jenis ini dapat menyebabkan nyeri haid dan nyeri pada saat hubungan badan. Endometriosis sering menyebabkan kesulitan dalam mendapatkan anak.
Ada juga kista yang disebut cystadenoma, tumbuh di lapisan luar ovarium, berisi cairan bening atau cairan kental. Kista jenis ini dapat tumbuh besar sekali dan menyebabkan rasa sakit. Dan, selain itu adalah kista dermoid. Kista jenis ini seringkali berisi rambut, lemak, bahkan gigi. Kista ini dapat menjadi besar dan terasa nyeri.
Ovarium polikistik adalah keadaan di mana sel-sel menjadi matang di dalam ovarium, akan tetapi kantung folikel tidak pecah untuk mengeluarkan sel telur. Hal ini terjadi pada setiap siklus haid sehingga terbentuk banyak kista-kista kecil di dalam ovarium. Kista seperti ini akan mengganggu kesuburan, siklus haid, dan mengganggu bentuk tubuh dan rambut tubuh karena perubahan hormon yang disebabkannya.
Yang dirasakan oleh wanita yang mempunyai kista ovarium berbeda-beda bergantung tipe kista dan ukurannya. Yang bisa timbul adalah keluhan rasa tertekan, rasa penuh atau nyeri di daerah perut, rasa nyeri di punggung bawah atau paha, gangguan saat berkemih, nyeri saat berhubungan, penambahan berat badan, nyeri haid, gangguan perdarahan saat haid, mual dan muntah, dan nyeri payudara. Kadangkala kista ovarium bisa tanpa gejala sama sekali sampai ukurannya sudah cukup besar.
Kista ovarium ditemukan dengan cara pemeriksaan panggul rutin. Dokter akan dapat meraba pembesaran dari indung telur. Bila ditemukan kista ovarium, dokter dapat melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang memakai gelombang suara untuk melihat bagian dalam tubuh manusia. Dengan USG, dokter dapat mengukur besarnya kista, melihat bentuknya, melihat lokasinya dan melihat isinya.
Untuk mengetahui apakah kista ovarium jenisnya kanker atau tidak dokter akan periksa pemeriksaan darah yang disebut CA- 125. Pada keadaan kanker CA-125 akan naik tinggi. Akan tetapi, beberapa kanker tertentu tidak menyebabkan peningkatan ini dan juga beberapa keadaan tertentu dari tubuh juga meningkatkan CA-125 ini.
Cara Pengobatan Kista Ovarium
1. Menunggu Dan Observasi
Pasien diperiksa lagi setelah satu sampai tiga bulan untuk melihat perubahan ukuran kista.
2. Operasi
Kalau kista indung telur tidak menghilang setelah beberapa bulan, bahkan membesar, atau mencurigakan pada saat pemeriksaan USG. Pembedahan juga dilakukan kalau terjadi rasa nyeri atau pada wanita pasca menopause. Pembedahan dapat dilakukan dengan cara laparoskopi atau laparotomi. Laparoskopi dilakukan bila kistanya kecil dan tidak tampak ganas saat USG. Dalam pembiusan umum dibuat luka-luka kecil di perut untuk memasukkan peralatan untuk melihat dan membuang kista tersebut. Laparotomi adalah pembedahan dengan sayatan yang lebih besar. Ini dilakukan bila kistanya besar atau kalau mencurigakan ganas. Selama operasi, kista dapat diperiksa untuk memastikan apakah kanker atau bukan. Kalau ganas dokter harus mebuang indung telur beserta jaringan lain di sekitarnya seperti rahim dan kelenjar-kelenjar getah bening perut.
3. Pil KB
Pada wanita tertentu yang sering mempunyai kista ovarium, dokter dapat memberi pil kontrasepsi untuk mencegah terjadinya ovulasi. Hal ini akan mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru.
Kista adalah kantung berisi cairan yang bisa terdapat di mana saja di dalam tubuh manusia. Di dalam ovarium bisa terbentuk beberapa macam kista. Yang paling sering terbentuk adalah kista fungsional yang sering terbentuk saat siklus haid yang normal. Setiap bulan terbentuk kantung kecil yang disebut folkel yang berisi sel telur dan cairan di dalam ovarium. Pada saat sel telur sudah matang, sel telur akan lepas dengan pecahnya kantung tadi. Kemudian kantung yang sudah pecah itu masih mengeluarkan hormon-hormon sampai saatnya hamil atau sampai saatnya akan haid lagi.
Satu tipe kista fungsional di ovarium terjadi karena tidak pecahnya kantung folikel tadi, yang bisa terus tumbuh. Kista yang demikian biasanya akan mengecil dan menghilang setelah satu sampai tiga bulan. Kista fungsional lain adalah kista corpus luteum, yang terbentuk karena setelah kantung folikel pecah dan mengeluarkan sel telur, kantung itu menutup kembali dan cairan mengumpul di dalamnya. Kista seperti ini akan menghilang lagi setelah beberapa minggu, akan tetapi bisa juga mengganggu kalau terpuntir atau berdarah sehingga menyebabkan nyeri. Obatobatan tertentu yang dipakai untuk membuat ovulasi meningkatkan risiko kista fungsional. Kista-kista seperti ini tidak pernah menjadi kanker.
Kista lainnya adalah kista cokelat atau endometrioma. Disebut kista cokelat karena berisi cairan cokelat kental. Kista seperti ini tumbuh di dalam ovarium perempuan dengan penyakit endometriosis. Penyakit ini ditandai dengan tumbuhnya jaringan lapisan dalam rahim, yang disebut lapisan haid, di luar rahim. Kalau jaringan ini tumbuh di dalam ovarium terbentuklah kista cokelat. Cairan cokelat itu sebenarnya darah haid yang terkumpul di sana. Kista jenis ini dapat menyebabkan nyeri haid dan nyeri pada saat hubungan badan. Endometriosis sering menyebabkan kesulitan dalam mendapatkan anak.
Ada juga kista yang disebut cystadenoma, tumbuh di lapisan luar ovarium, berisi cairan bening atau cairan kental. Kista jenis ini dapat tumbuh besar sekali dan menyebabkan rasa sakit. Dan, selain itu adalah kista dermoid. Kista jenis ini seringkali berisi rambut, lemak, bahkan gigi. Kista ini dapat menjadi besar dan terasa nyeri.
Ovarium polikistik adalah keadaan di mana sel-sel menjadi matang di dalam ovarium, akan tetapi kantung folikel tidak pecah untuk mengeluarkan sel telur. Hal ini terjadi pada setiap siklus haid sehingga terbentuk banyak kista-kista kecil di dalam ovarium. Kista seperti ini akan mengganggu kesuburan, siklus haid, dan mengganggu bentuk tubuh dan rambut tubuh karena perubahan hormon yang disebabkannya.
Yang dirasakan oleh wanita yang mempunyai kista ovarium berbeda-beda bergantung tipe kista dan ukurannya. Yang bisa timbul adalah keluhan rasa tertekan, rasa penuh atau nyeri di daerah perut, rasa nyeri di punggung bawah atau paha, gangguan saat berkemih, nyeri saat berhubungan, penambahan berat badan, nyeri haid, gangguan perdarahan saat haid, mual dan muntah, dan nyeri payudara. Kadangkala kista ovarium bisa tanpa gejala sama sekali sampai ukurannya sudah cukup besar.
Kista ovarium ditemukan dengan cara pemeriksaan panggul rutin. Dokter akan dapat meraba pembesaran dari indung telur. Bila ditemukan kista ovarium, dokter dapat melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) yang memakai gelombang suara untuk melihat bagian dalam tubuh manusia. Dengan USG, dokter dapat mengukur besarnya kista, melihat bentuknya, melihat lokasinya dan melihat isinya.
Untuk mengetahui apakah kista ovarium jenisnya kanker atau tidak dokter akan periksa pemeriksaan darah yang disebut CA- 125. Pada keadaan kanker CA-125 akan naik tinggi. Akan tetapi, beberapa kanker tertentu tidak menyebabkan peningkatan ini dan juga beberapa keadaan tertentu dari tubuh juga meningkatkan CA-125 ini.
Cara Pengobatan Kista Ovarium
1. Menunggu Dan Observasi
Pasien diperiksa lagi setelah satu sampai tiga bulan untuk melihat perubahan ukuran kista.
2. Operasi
Kalau kista indung telur tidak menghilang setelah beberapa bulan, bahkan membesar, atau mencurigakan pada saat pemeriksaan USG. Pembedahan juga dilakukan kalau terjadi rasa nyeri atau pada wanita pasca menopause. Pembedahan dapat dilakukan dengan cara laparoskopi atau laparotomi. Laparoskopi dilakukan bila kistanya kecil dan tidak tampak ganas saat USG. Dalam pembiusan umum dibuat luka-luka kecil di perut untuk memasukkan peralatan untuk melihat dan membuang kista tersebut. Laparotomi adalah pembedahan dengan sayatan yang lebih besar. Ini dilakukan bila kistanya besar atau kalau mencurigakan ganas. Selama operasi, kista dapat diperiksa untuk memastikan apakah kanker atau bukan. Kalau ganas dokter harus mebuang indung telur beserta jaringan lain di sekitarnya seperti rahim dan kelenjar-kelenjar getah bening perut.
3. Pil KB
Pada wanita tertentu yang sering mempunyai kista ovarium, dokter dapat memberi pil kontrasepsi untuk mencegah terjadinya ovulasi. Hal ini akan mengurangi kemungkinan timbulnya kista baru.
Ramuan Tradisional Kista
Posted by Obat Kista Tradisional
Penyakit Kista merupakan penyakit yang menyerang kaum perempuan.
Kista sendiri merupakan benjolan yang berisi cairan yang berada di
indung telur. Penyakit ini merupakan penyakit tumor jinak, karena
kebanyakan penanganannya tidak melalui operasi besar.
Penyakit kista juga dapat dikatakan penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek anda pernah menderita penyakit kista atau mioma, maka dapat dipastikan anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista. Obat penyakit kista bisa dilakukan dengan cara membuat ramuan tradisiona, seperti :
1. Ramuan Pertama
Bahann-Bahan :
- 30 gram daun mahkota dewa segar
- 50 gram temu mangga
- 5 gram daging buah mahkota dewa kering,
Cara Pemakaian :
- Semua bahan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc
- Kemudian airnya disaring, lalu diminum
- Lakukan 2 kali sehari
- Masing-masing 200 cc untuk sekali minum
- Lakukan secara teratur
2. Ramuan Kedua
Bahan-Bahan :
- 60 gr Benalu yang hidup dipohon Teh
- 30 gr rumput Mutiara
- 800 cc air
Cara Pemakaian :
- Semua bahan-bahan di cuci bersih
- Setelah itu rebus dan biarkan airnya tersisa separuhnya
- Lalu saring dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari
- Masing-masing 200 cc
- Lakukan secara teratur
Penyakit kista juga dapat dikatakan penyakit degeneratif atau keturunan. Jika orang tua atau nenek anda pernah menderita penyakit kista atau mioma, maka dapat dipastikan anda termasuk salah satu keturunan pembawa sifat penyakit kista. Obat penyakit kista bisa dilakukan dengan cara membuat ramuan tradisiona, seperti :
1. Ramuan Pertama
Bahann-Bahan :
- 30 gram daun mahkota dewa segar
- 50 gram temu mangga
- 5 gram daging buah mahkota dewa kering,
Cara Pemakaian :
- Semua bahan direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc
- Kemudian airnya disaring, lalu diminum
- Lakukan 2 kali sehari
- Masing-masing 200 cc untuk sekali minum
- Lakukan secara teratur
2. Ramuan Kedua
Bahan-Bahan :
- 60 gr Benalu yang hidup dipohon Teh
- 30 gr rumput Mutiara
- 800 cc air
Cara Pemakaian :
- Semua bahan-bahan di cuci bersih
- Setelah itu rebus dan biarkan airnya tersisa separuhnya
- Lalu saring dan minum ramuan tersebut 2 kali sehari
- Masing-masing 200 cc
- Lakukan secara teratur
pengobatan kista tanpa operasi
ReplyDeleteagenqncjellygamat.com
ginkgobiloba.gamatasli.com